[Keren] Ini 6 Cara Jualan Online Laris Di WhatsApp

Sebelum kita bahas tentang cara jualan online laris di WhatsApp, apakah ini yang Anda rasakan?

Merintis bisnis seorang diri bukan hal yang mudah. Bahkan seorang anak pejabat saja membutuhkan support dari berbagai pihak. Terlebih di zaman modern di mana intuisi dan bakat bisnis saja belum cukup. 

Jalinan relasi yang kuat didukung dengan teknologi IT yang hebat menjadi modal terbaik mengembangkan bisnis. Memperluas jaringan persahabatan hingga memberdayakan konsumen loyal. 

Alih-alih menggunakan jaringan marketing konvensional, pemanfaatan aplikasi online berbasis internet seperti WhatsApp jauh lebih elegan. 

WhatsApp bukanlah aplikasi messanger biasa. Bersama WhatsApp, Anda bisa menjadi pelapor atau penggerak bisnis online di Indonesia. Posting status baru tiap menitnya hingga mengirimkan pesan beruntun ke seluruh pelanggan. 

Buku ini menyajikan seluruh informasi berdagang online menggunakan WhatsApp. Juga membantu mencerahkan Anda akan pentingnya merancang dan menjalankan bisnis online. Dengan pemahaman bisnis dan marketing yang matang, pengusaha amatir pun bisa menjadi sukses dan berkembang.

Mengapa Harus Jualan Online?

Saat belajar di SMA atau bangku kuliah, pernahkah Anda membayangkan masa depan? Ingin menjadi apa setelah lulus sekolah nanti? Apa membangun bisnis sendiri mengikuti hobi? Atau justru bekerja di bawah perusahaan? 

Masing-masing pekerjaan memiliki kunci suksesnya tersendiri. Ketika kunci dan lubang pintu tidak cocok. Bukan menghindar, carilah alternatif kunci yang baru.

Sama halnya, ketika Anda memilih jalan mandiri sebagai pengusaha atau pedagang. Disaat plan A tidak memberikan hasil optimal, mulailah dengan plan B. 

Apa rencana cadangannya? Cobalah berbisnis online

Pertumbuhan bisnis online di Indonesia hampir seperti jumlah penduduknya. Selalu berkembang dan meningkat dari masa ke masa. Lihat saja Shopee atau Tokopedia. Keduanya adalah marketplace online yang berhasil melakukan transaksi triliunan tiap bulannya. 

Jumlah membernya datang dari berbagai kota dan daerah di tanah air. Belum lagi buyer dan seller yang berasal dari luar negeri. Hal yang sama juga diadposi dengan sangat baik oleh WhatsApp, Line dan sejumlah aplikasi messenger lainnya. 

Praktis, fleksibel, modern dan mudah menjadi alasan utama banyak pelanggan yang lebih menyukai toko online. Baik dalam bentuk website, aplikasi belanja hingga bisnis messenger yang ditawarkan WhatsApp. 

Cukup hubungi seller atau admin by WhatsApp, mendapatkan contoh produk atau penjelasan jasa yang dibutuhkan. Melunasi pembayaran dan terakhir menunggu kurir mengirimkan barang ke rumah. 

Konsumen tidak perlu keluar rumah, panas-panasan, menghabiskan banyak energi mereka untuk menemukan produk yang diinginkan. Karena semuanya sudah Anda ambil alih. 

Anda yang mencari material, memproduksi produk hingga mendistribusikannya. Biarkan pembeli memilih produk yang mereka sukai melalui vitur chatting di WhatsApp Business. 

Mengapa Harus Melalui WhatsApp?

Dari sekian banyak metode, teknik, strategi dan pengembangan aplikasi modern. Mengapa harus WhatsApp? Apa tidak ada aplikasi lain yang jauh lebih unggul dari aplikasi messenger buatan Facebook tersebut? 

Jawabannya sangat beragam. Kembali lagi terhadap kebutuhan dan kemampuan Anda sebagai pedagang online. Pedagang yang supel, ramah dan mahir berkomunikasi dua arah. Memenuhi seluruh kriteria utama sebagai pedagang sukses di WhatsApp.

Mengapa? 

Berbeda dari website bisnis atau toko online. Komunikasi dua arah sangat krusial, penting sekali dalam WhatsApp. Sebelum melihat contoh produk jualan Anda atau mengetahui manfaat jasa yang Anda tawarkan. Konsumen terlebih dahulu membaca promo atau iklan yang Anda sampaikan baik pada jaringan pribadi maupun status WhatsApp.

Pesan yang Anda sampaikan itulah yang menyentuh hati konsumen. Dibantu dengan pelayanan optimal dan profesional saat mengerjakan pesanan. Tidak sulit membuat pelanggan kembali datang membeli produk yang Anda jual untuk kedua, ketiga dan sekian lainnya.

WhatsApp bisa menjadi wadah terbaik untuk menyalurkan bakat dan kreativitas Anda. Selain mendapatkan omzet bulanan tinggi, dapatkan juga teman merangkap pelanggan bahkan investor baru.

Pemanfaatan WhatsApp Business juga tidak memerlukan banyak modal. Anda cukup mempelajari kelebihan dan kekurangan yang dimiliki aplikasi messenger tersebut supaya tidak salah arah dan mengambil keputusan.

Makin banyak hal yang Anda tahu dan kuasai justru semakin baik. Artinya, Anda bersungguh-sungguh ingin mengadopsi WhatsApp sebagai media marketing bukan hanya bicara di permukaan saja. 

Fitur WhatsApp Business Untuk Jualan

Memilih WhatsApp artinya mengenal semua fiturnya. Termasuk WhatsApp Business yang sengaja developer bangun, kelola dan rilis untuk pelaku usaha global termasuk Indonesia.

Bayangnya saja ketika Anda mencampurkan tabungan pribadi dengan pemasukan bisnis? Perlahan-lahan bukannya memperoleh keuntungan, Anda justru kehilangan banyak penghasilan. 

Semua dibeli untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, padahal sumber dananya adalah dana campuran. Bencara serupa bisa terjadi ketika Anda menggabungkan bisnis dengan WhatsApp biasa. 

Sudah tertarik mengunduh dan mengaktifkan WhatsApp Business? Supaya lebih mahir menjalankan versi ini, kenali lebih dahulu fitur-fiturnya berikut:

1. Quick Reply

Pedagang profesional sangat menghargai pelanggan mereka. Karena mereka menyadari sulit dan jatuh bangunnya memasarkan produk maupun menambah jumlah pelanggan. 

Ketika Anda menggunakan WhatsApp Business, manfaatkanlah fitur quick reply. Fitur ini membantu Anda menghindari kehilangan pelanggan akibat lalu lintas transaksi yang kurang gesit. 

2. Kalimat Pembuka Otomatis

Mengatakan hello atau hi pada pelanggan tidak cukup mengesankan mereka. Sudah jelas, orang yang Anda ajak bicara adalah pelanggan potensial bukan seorang teman. 

Agar semua terasa lebih mudah dan praktis, silahkan aktifkan fitur kalimat pembuka otomatis. Buat kesan ramah dan bersahabat pada pelanggan baru. Terlepas transaksi closing atau tidak. 

3. Profil Bisnis

Memiliki profile bisnis sendiri bukan lagi impian ketika Anda memilih WhatsApp sebagai media marketing online. Selain menambahkan nama toko, Anda bisa menambahkan produk berikut harga dan deskripsinya. 

4. Background Bisnis

Informasi mengenai produk saja terkadang belum cukup bagi konsumen. Agar perhatian mereka semakin tertuju ke WhatsApp Business Anda. Tambahkan background bisnis secara lengkap. Jangan lewatkan informasi utama seperti email, jam operasional serta alamat toko offline. 

5. Chat Labels

Memberikan label pada setiap orang mungkin bukan tindakan sopan. Namun melabeli chat pada WhatsApp Business adalah tindakan cerdik. Fitur ini memungkinkan Anda mengirim pesan dengan mudah pada konsumen baru atau pelanggan loyal. 

Cara Jualan Online Laris Di WhatsApp

Usai memahami fitur WhatsApp Business sebagai modal utama berdagang online via WhatsApp. Apalagi wacana yang harus Anda kuasai jika bukan strategi atau cara berdagangnya.

Sama seperti seniman yang memiliki kepekaan, kerja keras dan usaha tingkat tinggi. Pedagang juga wajib memiliki seluruh sifat tersebut. Tanpa kepekaan, Anda tidak bisa meraih pelanggan dan mempertahankan mereka. Tanpa kerja keras dan usaha, bisnis Anda akan semakin jatuh ketika terpuruk.

Karena tidak ada semangat. Tidak ada etos kerja yang membuat Anda merasa ingin bangkit dan memulai kembali. Agar pembahasan ini tidak semakin berbelit-belit, silahkan simak sejumlah caranya berikut.  

1. Jangan Sebar Spam

Apa yang Anda lakukan ketika menerima chat sampah dari orang lain? Dari 100% orang, mungkin hanya beberapa orang saja yang memilih membalas chat sampah. Sementara yang lainnya lebih suka mengabaikannya saja.

Itulah visi atau pandangan orang mengenai chat sampah. Ingin sukses berdagang via WhatsApp? Hindari menyebarkan konten atau chat sampah yang tidak memiliki kaitan sama sekali dengan produk atau bisnis Anda. 

2. Perbanyak Jumlah Kontak Database WhatsApp Anda Sesuai Dengan Market Produk

Sebelum memilih WhatsApp sebagai mitra marketing bisnis online. Sudahkah Anda memetakan target marketing berdasarkan market produknya? 

Pemetaan target marketing merupakan aktivitas biasa dalam dunia bisnis. Cara ini justru meningkatkan peluang Anda untuk mengembangkan bisnis sekaligus meraup banyak keuntungan. 

Lebih baik memiliki 10 kontak pelanggan potensial daripada 100 kontak pelanggan yang sama sekali tidak membutuhkan produk Anda. Kemungkinan transaksi closing akan semakin meningkat ketika jumlah pelanggan potensial semakin banyak. 

3. Gunakan Media Sosial Lainnya

Memanfaatkan peluang di mana saja dan kapan saja merupakan pikiran cemerlang pengusaha yang tidak dimiliki orang biasa. Selain terus menjalankan bisnis online melalui WhatsApp Business. Selenggarakan pula promosi online melalui media sosial lainnya.

Anda bisa memanfaatkan Facebook atau Instagram yang masih satu developer dengan WhatsApp. Gunakan juga Twitter atau media sosial terkenal lainnya. 

Banyak sedikitnya media sosial yang Anda gunakan ikut mempengaruhi penambahan jumlah pelanggan dan profit bisnis. Perhatikan pula jumlah followers. 

Apakah followers yang Anda miliki sudah cukup banyak? dari semua followers tersebut, adakah yang bisa Anda prospek menjadi pelanggan baru? 

4. Jalin Interaksi Dengan Berbagi

WhatsApp mungkin menawarkan berbagai fitur menarik yang membantu penggunanya berbisnis online dengan efisien dan mudah. Namun sebaik apa pun fitur yang developer tawarkan. Tidak akan mendorong peningkatan bisnis bila kedua belah pihak saling berlawanan.

Sebagai pedagang, jadilah penggerak pertama. Jalin interaksi positif dengan pelanggan baru atau lama. Selain rutin menampilkan promo-promo menarik. Anda juga bisa sharing pengetahuan atau kampanye berhadiah. 

Misalnya Anda menjual buku pelajaran, buatlah pendekatan dengan berbagai informasi menarik seputar buku-buku tersebut. Sehingga konsumen utama yakni pelajar tertarik untuk membeli. Berikan pula diskon atau cashback menguntungkan bagi pelanggan yang berani belanja buku lebih banyak.

Setelah berhasil mengirimkan umpan, Anda hanya perlu menunggu beberapa saat hingga konsumen menggigit umpan tersebut. Persiapkan diri ketika pesan orderan masuk ke nomor WhatsApp Business Anda. 

5. Pergunakan Desain Promosi & Copywriting Menarik

Seni marketing konvensional ada pada komunikasi tatap muka yang mengesankan sehingga pelanggan tergerak untuk membeli produk seller. Lantas, apa seni marketing melalui WhatsApp?

Ada dua item atau  elemen yang harus Anda pertimbangkan agar bisnis online di WhatsApp berjalan lancar bahkan berjaya. Pertama adalah desain promosi dan berikutnya copywriting unik dan menarik.

Kedua elemen tersebut harus mewakili bisnis dan produk yang Anda jual. Supaya pesan yang ingin Anda sampaikan ke customer tersalurkan dengan baik. 

Bagaimana cara desain promosi dan copywriting menarik? Anda bisa mempelajari dua elemen tersebut secara otodidak. 

Seluruh informasinya tersaji dengan lengkap di berbagai sumber online. Atau manfaatkan jasa digital agency yang melayani pembuatan copywriting atau desain promosi WhatsApp.

6. Duplikasikan Informasi Kepada Tim Penjualan Anda

Lalu lintas padat merayap di pesan WhatsApp Business membuat Anda pusing dan kebingungan untuk melayani pelanggan. Hasilnya, ada sejumlah transaksi yang tidak closing karena keterlambatan respon.

Selain lambat respon, informasi produk yang kurang lengkap dan maksimal juga menjadi penyumbang kegagalan closing. Bisakah Anda menghindari masalah tersebut? Apa solusinya?

Menduplikasi informasi mengenai produk dan layanan terhadap tim penjualan merupakan solusi terbaik. Sama seperti customer service di rumah sakit atau hotel yang menjadi garda utama. Tim sales Anda memiliki peran dan tanggung jawab sebagai penggerak. Karena merekalah pelanggan memutuskan untuk closing atau tidak. 

Lakukan training sebaik-baiknya. Hingga tim penjualan Anda benar-benar memahami job deskripsi mereka. Bagaimana pun juga, komunikasi online memiliki tingkat sensitivitas lebih tinggi daripada berbicara secara langsung. 

Salah ketik sedikit saja, pelanggan bisa kehilangan respek dan kepercayaan mereka. 

Teknik Chatting Di WhatsApp Agar Mudah Closing

Menjadi CS untuk bisnis online Anda sendiri, mengapa tidak? cara ini justru memberikan banyak manfaat. Setidaknya, Anda bisa membimbing tim penjualan dengan baik dan cepat di masa depan.

Tidak perlu lagi merancang formula chatting. Mencoba berbagai hal dari nol dan kegiatan lainnya yang semakin memperlambat perkembangan bisnis. 

Masalahnya, berperan sebagai CS WhatsApp Business bukan hal yang gampang. Cara kerjanya mungkin sekilas tampak mirip seperti CS offline, nyatanya tidaklah sama. 

Inilah beberapa teknik chatting di WhatsApp yang wajib dikuasai oleh pedagang online. 

1. Tunjukan Antusiasme Anda

Bersikap santai bukanlah etos kerja yang baik bagi seorang pedagang online. Anda harus pandai-pandai melihat peluang dan potensi dari semua chat yang masuk ke WhatsApp Business. 

Membalas pertanyaan pelanggan dengan kalimat ala kadarnya bukan ide terbaik. Apalagi jika pesan tersebut, baru Anda balas beberapa jam kemudian. Supaya chatting WhatsApp berujung closing, tunjukanlah antusiasme Anda sebagai penjual yang baik dan profesional. 

2. Berikan Kesan Produk Terbatas

Saat pembeli bertanya jumlah ketersediaan atau stok produk Anda, jawablah dengan limit angka terkecil. Jualan online di WhatsApp Business berbeda dengan Shopee atau Tokopedia. Anda tidak diwajibkan mengisi jumlah atau stok barang pada halaman produk.

Manfaatkan kondisi tersebut sebaik mungkin. Jelaskan pada pelanggan jika produk yang mereka inginkan sangat terbatas. Pelanggan yang benar-benar butuh dan menginginkan produknya. Tidak akan berpikir 2x untuk berkata ya. 

3. Beradaptasilah

Sebagai seorang pedangang online, Anda harus berpikir fleksibel. Anda juga dituntut mampu beradaptasi dengan baik dan cepat. Mau pertanyaan sederhana atau sulit, pastikan Anda memiliki jawabannya. Jangan sampai Anda membuka peluang gagal closing. 

Adaptasi dari yang paling sederhana terlebih dahulu yakni kata sapaan. Apakah menyapa pelanggan dengan kata sapaan ‘mbak’ sudah cukup baik? Jangan sampai konsumen Anda tersinggung karena gaya bahasa yang Anda gunakan. 

4. Informasikan Extra Benefit

Ketika belanja online di WhatsApp, tidak sedikit pelanggan yang mengharapkan diskon atau cashback menarik. Berikan keuntungan tersebut. Tapi sebelum melakukannya, kalkukasikan ulang keuntungan yang Anda dapatkan. 

Apakah Anda berhasil meraup keuntungan atau justru mendapatkan buntung? Memberikan diskon atau cashback tidak bisa sembarang. Rencanakan segalanya secara matang. Pilih angka yang tepat, angka yang tidak hanya menguntungkan Anda tapi juga disukai oleh pembeli. 

Adakah manfaat menjadi pengguna WhatsApp sejati? Itu tergantung dari pendekatan apa yang Anda pilih. Memilih WhatsApp sebagai aplikasi messenger biasa tidak memberikan dampak yang besar terutama untuk keuangan Anda.

Sebaliknya, memanfaatkan WhatsApp untuk jualan online memberikan banyak keuntungan. Apalagi jika grafik penjualan semakin meningkat tiap bulannya. Tidak mustahil, Anda bisa menjadikan bisnis ini sebagai profesi utama.

Langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk sukses jualan online di WhatsApp pun tidaklah sulit. Semuanya telah dijelaskan dengan lengkap dan sistematis pada buku ini. Silahkan baca bukunya, manfaatkan dan mulailah menghasilkan profit dari jualan online di WhatsApp.

Baca juga:

Cara Membuat Website Gratis

Leave a Comment